
Cara Beli Saham di Stockbit untuk Pemula, Panduan Lengkap
Punya uang tabungan dan mulai tertarik membeli saham, tetapi masih bingung harus mulai dari mana? Apalagi ketika pertama kali membuka aplikasi Stockbit, kamu mungkin menemukan banyak istilah seperti bid, offer, lot, hingga orderbook yang terasa asing.
Padahal, cara beli saham di Stockbit cukup mudah dipelajari, bahkan untuk mahasiswa dan fresh graduate yang baru mengenal investasi.
Nah, artikel ini akan membahas langkah membeli saham melalui HP dan laptop, mulai dari menyiapkan akun, melakukan deposit, hingga memastikan transaksi berhasil.
Apa yang Harus Disiapkan Sebelum Membeli Saham di Stockbit?
Sebelum membeli saham, kamu perlu memiliki akun trading Stockbit Sekuritas yang sudah aktif. Akun ini berbeda dengan akun sosial Stockbit yang digunakan untuk membaca analisis atau berdiskusi mengenai saham.
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai transaksi.
1. Memiliki Akun Trading Stockbit
Pertama, unduh aplikasi Stockbit melalui Google Play Store atau App Store, kemudian buat akun menggunakan data pribadi.
Setelah itu, lakukan registrasi akun trading melalui menu Portfolio dan pilih Buka Sekarang. Kamu akan diminta melengkapi informasi seperti:
- e-KTP: Digunakan untuk verifikasi identitas pemilik rekening.
- Data pribadi: Meliputi pekerjaan, penghasilan, dan informasi lain yang dibutuhkan.
- Rekening bank: Digunakan untuk kebutuhan pencairan dana.
- Profil risiko: Menjelaskan pemahaman dan kondisi keuangan investor.
- PIN Trading: Digunakan untuk keamanan transaksi investasi.
Setelah mengirimkan data, kamu perlu menunggu proses verifikasi oleh Stockbit, KSEI, dan bank RDN. Berdasarkan panduan Stockbit, proses registrasi dapat membutuhkan waktu hingga tiga hari kerja.
2. Memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN)
Rekening Dana Nasabah atau RDN merupakan rekening khusus untuk menyimpan dana yang digunakan dalam transaksi saham.
Sederhananya, uang yang ingin kamu gunakan untuk membeli saham harus tersedia pada rekening tersebut. Stockbit menyediakan beberapa pilihan RDN, termasuk BCA, Jago, dan Jago Syariah, dengan persyaratan pembukaan yang berbeda.
3. Melakukan Deposit ke RDN
Jika akun sudah aktif, langkah berikutnya adalah memasukkan dana ke RDN agar kamu memiliki saldo untuk membeli saham.
Berikut cara melakukan deposit:
- Buka aplikasi Stockbit dan masuk ke akun trading.
- Cari menu Deposit untuk melihat informasi RDN.
- Salin nomor rekening RDN yang ditampilkan.
- Buka aplikasi mobile banking milikmu.
- Transfer dana ke nomor RDN sesuai nominal yang diinginkan.
- Periksa kembali saldo RDN melalui aplikasi Stockbit.
Stockbit tidak menetapkan minimum nominal deposit. Namun, dana yang tersedia harus mencukupi harga pembelian saham beserta biaya transaksinya.
Cara Beli Saham di Stockbit Lewat HP

Setelah akun aktif dan saldo RDN tersedia, kamu sudah bisa mulai melakukan transaksi. Cara beli saham di Stockbit lewat HP dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Android maupun iOS.
Berikut langkah-langkah yang perlu kamu ikuti.
1. Buka Aplikasi Stockbit
Pertama, buka aplikasi Stockbit dan masuk menggunakan akun yang telah terdaftar.
Pastikan akun trading sudah aktif karena akun sosial saja belum bisa digunakan untuk melakukan transaksi saham.
2. Cari Saham yang Ingin Dibeli
Selanjutnya, gunakan kolom pencarian atau menu Search untuk menemukan saham berdasarkan nama perusahaan maupun kode emitennya.
Sebagai contoh, kamu dapat mengetik kode BBCA untuk menemukan saham Bank Central Asia atau TLKM untuk Telkom Indonesia. Contoh tersebut hanya menunjukkan penggunaan kode saham, bukan rekomendasi untuk membeli.
Setelah menemukan perusahaan yang diinginkan, buka halaman saham untuk melihat informasi harga, grafik, dan aktivitas perdagangan.
3. Klik Tombol Buy
Pada halaman saham, cari tombol Buy untuk mulai melakukan pembelian.
Setelah tombol tersebut dipilih, aplikasi akan menampilkan halaman order yang digunakan untuk menentukan harga dan jumlah saham.
4. Tentukan Harga Beli Saham
Pada halaman pembelian, masukkan harga yang ingin kamu tawarkan untuk saham tersebut.
Misalnya, suatu saham sedang memiliki harga penawaran jual Rp1.000 per lembar. Kamu dapat memasukkan harga Rp1.000 apabila ingin mencoba membeli pada harga tersebut.
Namun, harga yang dimasukkan belum tentu langsung menghasilkan transaksi. Pembelian baru terjadi ketika pesananmu bertemu dengan penawaran jual yang sesuai.
5. Masukkan Jumlah Lot
Selain harga, kamu perlu menentukan berapa banyak saham yang ingin dibeli.
Dalam perdagangan saham di pasar reguler Indonesia, 1 lot setara dengan 100 lembar saham. Artinya, jika membeli 2 lot, kamu membeli 200 lembar saham perusahaan tersebut.
Sebagai ilustrasi, berikut perhitungan pembelian saham dengan harga Rp1.000 per lembar:
| Jumlah Lot | Jumlah Lembar | Nilai Pembelian |
|---|---|---|
| 1 lot | 100 | Rp100.000 |
| 2 lot | 200 | Rp200.000 |
| 5 lot | 500 | Rp500.000 |
| 10 lot | 1.000 | Rp1.000.000 |
Nominal di atas belum termasuk biaya transaksi. Harga Rp1.000 hanya digunakan sebagai contoh perhitungan, bukan harga saham tertentu saat ini.
6. Klik Buy dan Konfirmasi Transaksi
Setelah menentukan harga dan jumlah lot, klik tombol Buy untuk melanjutkan pembelian.
Stockbit akan menampilkan halaman Preview Order yang berisi ringkasan transaksi. Periksa kembali kode saham, harga, jumlah lot, serta total biaya sebelum memilih Confirm.
7. Periksa Status Pembelian Saham
Setelah konfirmasi, aplikasi akan mengarahkan kamu ke halaman Order untuk melihat status transaksi.
Perlu diketahui bahwa berhasil memasukkan pesanan tidak selalu berarti saham langsung terbeli. Jika status masih Open, pesananmu masih menunggu kecocokan dengan penawaran jual.
Sementara itu, apabila status sudah Match, transaksi pembelian berhasil terjadi. Saham yang berhasil dibeli dapat dipantau melalui bagian Portfolio.
Cara Beli Saham di Stockbit Lewat Laptop

Selain HP, kamu juga bisa membeli saham melalui website Stockbit menggunakan laptop atau komputer.
Cara ini cocok apabila kamu ingin menganalisis grafik dan memantau beberapa informasi saham melalui layar yang lebih besar.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka website Stockbit. Kunjungi stockbit.com dan masuk menggunakan akun pribadi.
- Masuk ke Trading Area. Pilih menu Trading Area yang tersedia pada halaman Stockbit.
- Cari saham. Masukkan nama perusahaan atau kode saham melalui kolom pencarian.
- Klik Buy. Pilih tombol pembelian untuk membuka halaman transaksi.
- Masukkan harga dan lot. Tentukan harga beli serta jumlah saham yang ingin dipesan.
- Konfirmasi pembelian. Periksa detail transaksi melalui Preview Order, kemudian klik Confirm.
- Cek status order. Pastikan pesanan sudah tercatat dan pantau apakah transaksi berhasil dipasangkan.
Stockbit juga menyediakan akses pembelian melalui Orderbook, Chartbit, dan Portfolio. Pilihan tersebut memungkinkan pengguna melakukan transaksi dari halaman yang sedang digunakan.
Berapa Minimal Beli Saham di Stockbit?
Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari investor pemula adalah berapa uang yang harus disiapkan untuk membeli saham.
Stockbit tidak menetapkan minimum deposit. Sementara itu, untuk pembelian saham melalui pasar reguler, jumlah minimumnya adalah 1 lot atau 100 lembar saham.
Artinya, modal minimum bergantung pada harga saham yang ingin dibeli.
Sebagai contoh, apabila harga suatu saham adalah Rp500 per lembar, perhitungannya menjadi:
- Harga saham: Rp500 per lembar.
- Jumlah pembelian: 1 lot atau 100 lembar.
- Nilai transaksi: Rp500 × 100 = Rp50.000.
- Biaya beli 0,15%: Rp75.
- Total dana pembelian: Rp50.075.
Jadi, untuk ilustrasi tersebut, kamu membutuhkan dana sekitar Rp50.075 di RDN agar dapat melakukan pembelian.
Namun, jangan hanya memilih saham karena harganya murah. Harga per lembar yang rendah tidak otomatis menunjukkan bahwa suatu saham memiliki valuasi murah atau prospek investasi yang bagus.
Memahami Bid, Offer, dan Orderbook di Stockbit
Ketika membeli saham, kamu akan menemukan istilah bid, offer, dan orderbook pada halaman perdagangan.
Ketiganya penting dipahami karena berkaitan dengan proses terbentuknya transaksi saham.
Apa Itu Bid dan Offer?
Bid merupakan harga yang ditawarkan pembeli untuk mendapatkan saham. Sementara itu, offer atau ask menunjukkan harga yang diminta oleh penjual.
Sebagai contoh:
- Bid: Rp995, artinya ada pembeli yang bersedia membeli pada harga tersebut.
- Offer: Rp1.000, artinya ada penjual yang menawarkan saham pada harga tersebut.
- Selisih harga: Rp5 antara penawaran beli tertinggi dan penawaran jual terendah.
Jika kamu memasang pembelian di harga Rp995, pesanan mungkin perlu mengantre. Namun, jika memasukkan harga Rp1.000, pesanan berpotensi langsung cocok dengan penawaran jual yang tersedia, selama jumlah saham mencukupi dan aturan perdagangan terpenuhi.
Apa Itu Orderbook?
Orderbook adalah daftar antrean harga dan jumlah saham yang ingin dibeli maupun dijual oleh pelaku pasar.
Melalui fitur ini, kamu bisa melihat permintaan dan penawaran yang tersedia pada berbagai tingkat harga.
Meskipun membantu memahami kondisi perdagangan, orderbook tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk memprediksi pergerakan harga saham.
Apa Arti Status Order Saham di Stockbit?
Setelah melakukan pembelian, kamu mungkin menemukan beberapa status transaksi yang berbeda.
Berikut penjelasannya:
| Status | Artinya |
|---|---|
| Open | Pesanan sudah masuk, tetapi belum berhasil dipasangkan sepenuhnya |
| Match | Pesanan berhasil dipasangkan dengan transaksi lawan |
| Partial Match | Sebagian lot berhasil diperdagangkan, sisanya masih menunggu |
| Amended | Pesanan lama sudah mengalami perubahan |
| Rejected | Pesanan ditolak karena tidak memenuhi ketentuan |
| Pending | Pesanan masih menunggu proses, misalnya saat dimasukkan di luar jam perdagangan |
Jika status masih Open, kamu dapat mempertimbangkan untuk mengubah harga melalui fitur Amend atau membatalkan sisa pesanan menggunakan Cancel.
Namun, perubahan atau pembatalan hanya berlaku pada bagian pesanan yang belum berhasil dipasangkan.
Berapa Biaya Beli dan Jual Saham di Stockbit?
Selain nominal pembelian, kamu juga harus memperhitungkan biaya transaksi yang dikenakan oleh perusahaan sekuritas.
Berdasarkan informasi resmi Stockbit Sekuritas pada Agustus 2026, berikut tarif transaksi saham reguler:
| Jenis Transaksi | Biaya |
|---|---|
| Beli saham | 0,15% dari nilai transaksi |
| Jual saham | 0,25% dari nilai transaksi |
Sebagai contoh, jika membeli saham senilai Rp1.000.000, biaya pembelian sebesar Rp1.500 sehingga total dana yang diperlukan adalah Rp1.001.500.
Sementara itu, jika menjual saham senilai Rp1.000.000, biaya penjualannya sebesar Rp2.500 sehingga hasil bersih setelah biaya jual adalah Rp997.500.
Perhitungan tersebut belum memperhitungkan perubahan harga selama saham dimiliki maupun biaya lain yang mungkin berlaku pada kondisi transaksi tertentu.
Tips Membeli Saham di Stockbit untuk Pemula
Mengetahui cara membeli saham merupakan langkah awal. Kamu juga perlu memahami bagaimana mengelola risiko supaya keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada pergerakan harga.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Gunakan Dana yang Tidak Dibutuhkan dalam Waktu Dekat
Sebaiknya, gunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi, bukan uang kebutuhan sehari-hari atau pembayaran kuliah.
Harga saham bisa mengalami penurunan sehingga kamu berisiko mengalami kerugian apabila terpaksa menjualnya ketika membutuhkan uang.
2. Pelajari Perusahaan Sebelum Membeli
Jangan langsung membeli saham hanya karena sedang ramai dibicarakan di media sosial atau komunitas investor.
Pelajari terlebih dahulu bisnis perusahaan, laporan keuangan, kondisi utang, dan prospek industrinya. Informasi tersebut dapat membantu kamu membuat keputusan yang lebih terukur.
3. Hindari Membeli karena FOMO
Fear of Missing Out atau FOMO merupakan kondisi ketika seseorang takut melewatkan peluang yang sedang ramai dibicarakan.
Dalam investasi saham, keputusan yang didorong FOMO dapat membuat kamu membeli tanpa memahami risiko. Sebaiknya, gunakan analisis dan rencana investasi pribadi sebelum melakukan transaksi.
4. Manfaatkan Fitur Virtual Trading
Jika belum siap menggunakan uang sungguhan, kamu bisa mencoba fitur Virtual Trading yang tersedia di Stockbit.
Fitur ini memungkinkan kamu berlatih melakukan transaksi menggunakan dana virtual. Dengan begitu, kamu dapat mengenal mekanisme pembelian, penjualan, dan pengelolaan portofolio tanpa mempertaruhkan modal pribadi.
FAQ Seputar Cara Beli Saham di Stockbit
1. Apakah beli saham di Stockbit harus 1 lot?
Untuk pembelian saham pada pasar reguler, minimum transaksi adalah 1 lot atau 100 lembar saham. Nilai pembeliannya bergantung pada harga saham yang dipilih.
2. Apakah bisa membeli saham di Stockbit dengan Rp100 ribu?
Bisa, selama harga 1 lot saham beserta biaya transaksinya tidak melebihi saldo yang tersedia. Namun, pilihan saham akan terbatas pada harga yang sesuai dengan anggaran tersebut.
3. Kenapa saham yang dibeli di Stockbit belum masuk portofolio?
Salah satu penyebabnya adalah pesanan masih berstatus Open sehingga belum terjadi transaksi. Periksa halaman Order untuk memastikan apakah saham sudah berhasil dipasangkan atau masih mengantre.
4. Apakah Stockbit bisa digunakan untuk investasi jangka panjang?
Bisa. Stockbit menyediakan fasilitas pembelian dan penyimpanan saham yang dapat digunakan untuk strategi investasi jangka panjang maupun perdagangan aktif.
Namun, pemilihan saham tetap perlu mempertimbangkan tujuan keuangan, kondisi perusahaan, dan risiko investasi.
5. Apakah membeli saham di Stockbit bisa rugi?
Bisa. Nilai saham dapat turun akibat perubahan kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, sentimen pasar, maupun faktor lainnya.
Karena itu, tidak ada jaminan bahwa saham yang dibeli akan selalu mengalami kenaikan harga atau menghasilkan keuntungan.
Kesimpulan
Cara beli saham di Stockbit dapat dilakukan dengan menyiapkan akun trading, melakukan deposit ke RDN, mencari saham, menentukan harga serta jumlah lot, dan mengonfirmasi pesanan pembelian. Setelah itu, penting untuk memeriksa status order guna memastikan transaksi benar-benar berhasil.
Bagi pemula, memahami mekanisme transaksi saja belum cukup untuk mengambil keputusan investasi. Pelajari kondisi perusahaan, perhitungkan biaya transaksi, dan gunakan dana sesuai kemampuan agar aktivitas investasi saham dapat dilakukan secara lebih terencana.





