
Abstrak Skripsi: Cara Membuat dan 3 Contoh yang Benar
Sudah menyelesaikan BAB I sampai BAB V, tetapi masih bingung bagaimana merangkum seluruh penelitian menjadi satu halaman?
Masalah ini cukup sering dialami mahasiswa karena abstrak skripsi harus menjelaskan penelitian secara singkat tanpa menghilangkan informasi penting.
Padahal, membuat abstrak skripsi akan lebih mudah kalau kamu sudah memahami struktur dan bagian yang perlu dicantumkan. Nah, berikut penjelasan mengenai format, jumlah kata, cara membuat, hingga contoh abstrak untuk penelitian kualitatif dan kuantitatif.
Apa Itu Abstrak Skripsi?
Abstrak skripsi adalah ringkasan singkat yang menggambarkan keseluruhan penelitian, mulai dari tujuan, metode, hasil, hingga kesimpulan.
Bagian ini membantu pembaca memahami isi penelitian tanpa harus membaca seluruh halaman skripsi terlebih dahulu. Biasanya, abstrak ditempatkan pada bagian awal karya ilmiah sebelum daftar isi.
Berbeda dengan pendahuluan, abstrak tidak membahas latar belakang secara panjang. Isinya lebih berfokus pada informasi terpenting yang mencerminkan penelitian yang sudah dilakukan.
Sebagai contoh, jika kamu meneliti kepuasan mahasiswa terhadap aplikasi akademik, abstrak perlu menjelaskan tujuan penelitian, metode pengumpulan data, hasil analisis, dan kesimpulan utamanya.
Struktur Abstrak Skripsi yang Benar
Secara umum, abstrak skripsi terdiri dari lima unsur penting. Kelima bagian ini dapat ditulis dalam satu paragraf atau beberapa paragraf sesuai pedoman kampus.
Berikut struktur yang perlu kamu pahami.
1. Latar Belakang Singkat
Bagian pertama menjelaskan konteks atau masalah utama yang menjadi alasan penelitian dilakukan.
Kamu tidak perlu menjelaskan seluruh latar belakang seperti pada BAB I. Cukup gunakan satu atau dua kalimat yang menunjukkan permasalahan yang diteliti.
Contohnya:
“Penggunaan aplikasi akademik semakin berkembang untuk mendukung layanan administrasi mahasiswa. Namun, pengalaman pengguna perlu dievaluasi untuk mengetahui kualitas layanan yang diberikan.”
2. Tujuan Penelitian
Setelah menjelaskan masalah, tuliskan tujuan utama penelitian secara langsung.
Misalnya:
“Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi akademik Universitas X.”
Usahakan tujuan yang ditulis sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian pada BAB I.
3. Metode Penelitian
Bagian metode menjelaskan pendekatan yang digunakan untuk memperoleh dan menganalisis data.
Informasi yang dapat dicantumkan meliputi:
- Pendekatan penelitian, seperti kualitatif atau kuantitatif.
- Metode atau desain penelitian yang digunakan.
- Jumlah sampel atau informan jika relevan.
- Teknik pengumpulan data.
- Teknik analisis data.
Contohnya, “Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada [jumlah] responden dengan teknik analisis [nama metode].”
Tidak perlu menjelaskan seluruh prosedur secara terperinci karena pembahasan lengkapnya sudah tersedia pada BAB III.
4. Hasil Penelitian
Hasil penelitian merupakan salah satu bagian terpenting dalam abstrak skripsi.
Kamu perlu menyampaikan temuan utama berdasarkan data yang benar-benar diperoleh. Untuk penelitian kuantitatif, hasil dapat berupa skor, persentase, nilai statistik, atau perbandingan yang relevan.
Sementara itu, penelitian kualitatif biasanya menjelaskan tema, pola, atau temuan utama hasil analisis data.
Hindari menggunakan kalimat seperti “Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan…” apabila penelitian sudah selesai. Abstrak skripsi akhir harus menyampaikan hasil yang telah ditemukan.
5. Kesimpulan Penelitian
Bagian terakhir berisi kesimpulan utama yang menjawab tujuan penelitian.
Misalnya, jika hasil menunjukkan kendala pada aspek navigasi aplikasi, kesimpulan dapat menjelaskan bahwa perbaikan navigasi menjadi salah satu kebutuhan yang teridentifikasi.
Pastikan kesimpulan tidak menambahkan klaim baru yang belum dibahas dalam hasil penelitian.
Berapa Jumlah Kata Abstrak Skripsi?
Jumlah kata abstrak skripsi umumnya berkisar antara 150–250 kata, tetapi batasannya dapat berbeda berdasarkan pedoman perguruan tinggi.
Sebagai contoh, beberapa pedoman akademik menetapkan abstrak dalam satu paragraf, sedangkan pedoman lain menggunakan beberapa paragraf berdasarkan unsur yang dijelaskan.
Berikut gambaran format yang umum dijumpai.
| Elemen | Ketentuan yang Sering Digunakan |
|---|---|
| Jumlah kata | 150–250 kata |
| Bahasa | Indonesia dan Inggris |
| Paragraf | Satu atau beberapa, sesuai pedoman |
| Spasi | Umumnya satu spasi |
| Kata kunci | Biasanya 3–5 kata atau frasa |
| Isi | Tujuan, metode, hasil, kesimpulan |
Tabel tersebut hanya merupakan panduan umum, bukan ketentuan yang berlaku untuk seluruh kampus.
Sebaiknya periksa buku pedoman skripsi fakultas agar format akhir tidak perlu mengalami banyak revisi.
3 Contoh Abstrak Skripsi yang Baik dan Benar
Setelah memahami strukturnya, kamu bisa melihat beberapa contoh abstrak berikut sebagai referensi.
Ketiga contoh ini merupakan template ilustratif, bukan laporan penelitian nyata. Bagian dalam tanda kurung siku harus diisi menggunakan data dan hasil penelitianmu sendiri.
1. Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif
Judul: Hubungan Kemudahan Penggunaan Aplikasi Akademik dengan Kepuasan Mahasiswa Universitas X
ABSTRAK
Aplikasi akademik merupakan layanan digital yang digunakan untuk mendukung aktivitas administrasi dan pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan aplikasi akademik dan tingkat kepuasan mahasiswa Universitas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada [jumlah responden] mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik [teknik sampling]. Instrumen penelitian disusun berdasarkan indikator kemudahan penggunaan dan kepuasan pengguna yang didukung landasan teori. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi [nama uji] sesuai karakteristik data. Hasil penelitian menunjukkan [arah hubungan, kekuatan korelasi, serta nilai statistik utama yang diperoleh]. Temuan tersebut mengindikasikan [interpretasi hasil sesuai analisis]. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa [kesimpulan yang menjawab rumusan masalah]. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan layanan aplikasi akademik berdasarkan aspek yang teridentifikasi dalam hasil penelitian.
Kata Kunci: aplikasi akademik, kemudahan penggunaan, kepuasan mahasiswa, penelitian kuantitatif.
Contoh tersebut cocok untuk penelitian yang menggunakan survei dan analisis hubungan antarvariabel. Namun, jangan mengisi hasil statistik menggunakan angka perkiraan karena seluruh informasi harus sesuai dengan data penelitian.
2. Contoh Abstrak Skripsi Kualitatif
Judul: Analisis Pengalaman Mahasiswa dalam Menggunakan Perpustakaan Digital Universitas X
ABSTRAK
Perpustakaan digital menjadi salah satu fasilitas yang membantu mahasiswa mengakses sumber informasi akademik secara daring. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman mahasiswa dalam menggunakan layanan perpustakaan digital Universitas X, khususnya mengenai kemudahan akses, kendala penggunaan, dan kebutuhan pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria mahasiswa yang pernah menggunakan layanan perpustakaan digital. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman pengguna. Hasil penelitian menunjukkan [tema utama pertama], [tema utama kedua], dan [tema utama ketiga] berdasarkan informasi yang diperoleh dari informan. Temuan tersebut menggambarkan [penjelasan singkat mengenai makna atau hubungan antartema]. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa [kesimpulan utama mengenai pengalaman pengguna]. Temuan ini dapat menjadi masukan bagi pengelola perpustakaan untuk melakukan evaluasi layanan berdasarkan kebutuhan pengguna yang teridentifikasi.
Kata Kunci: perpustakaan digital, pengalaman pengguna, studi kasus, penelitian kualitatif.
Pada penelitian kualitatif, bagian hasil tidak harus berisi persentase atau angka statistik. Kamu dapat merangkum temuan utama berdasarkan tema yang muncul dari analisis wawancara atau observasi.
3. Contoh Abstrak Skripsi Pengembangan Aplikasi
Judul: Pengembangan Sistem Informasi Inventaris Barang Berbasis Web pada UMKM X
ABSTRAK
Pengelolaan inventaris barang merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas operasional usaha. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi inventaris berbasis web untuk membantu proses pencatatan, pemantauan, dan pelaporan persediaan barang pada UMKM X. Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan sistem dengan metode [metode pengembangan yang digunakan]. Pengumpulan kebutuhan sistem dilakukan melalui [teknik pengumpulan data] dengan melibatkan [pihak terkait]. Tahapan penelitian mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem sesuai metode yang dipilih. Sistem dikembangkan menggunakan [teknologi utama] serta memiliki fitur [fitur utama yang berhasil dibuat]. Pengujian dilakukan menggunakan [metode pengujian] untuk mengevaluasi [aspek yang diuji]. Hasil pengujian menunjukkan [temuan pengujian sebenarnya]. Berdasarkan hasil pengembangan dan evaluasi, dapat disimpulkan bahwa [kesimpulan berdasarkan bukti hasil uji]. Sistem yang dikembangkan dapat menjadi salah satu alternatif pendukung pengelolaan inventaris sesuai kebutuhan yang telah diidentifikasi dalam penelitian.
Kata Kunci: sistem informasi, inventaris barang, aplikasi web, pengembangan sistem.
Contoh ketiga relevan bagi mahasiswa Sistem Informasi atau Teknik Informatika yang mengembangkan aplikasi sebagai objek penelitian.
Jika menggunakan metode Waterfall, Prototyping, atau metode lain, pastikan tahapan yang dituliskan sesuai dengan rancangan penelitian sebenarnya.
Cara Membuat Abstrak Skripsi dari Awal
Meskipun abstrak ditempatkan pada bagian awal dokumen, kamu sebaiknya menulisnya setelah hasil penelitian dan kesimpulan selesai.
Dengan begitu, seluruh informasi yang dirangkum sudah berdasarkan hasil penelitian akhir, bukan rencana yang masih bisa berubah.
Berikut langkah-langkah membuat abstrak skripsi.
1. Baca Kembali BAB I sampai BAB V
Pertama, baca bagian tujuan penelitian, metode, hasil, dan kesimpulan.
Tandai informasi yang paling penting dari setiap bagian agar kamu tidak perlu merangkum seluruh isi bab secara panjang.
2. Tuliskan Tujuan Penelitian
Mulailah dengan satu atau dua kalimat yang menjelaskan masalah dan tujuan utama.
Contohnya, “Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan aplikasi administrasi mahasiswa berdasarkan persepsi pengguna.”
Kalimat tersebut membantu pembaca langsung memahami fokus penelitian.
3. Ringkas Metode Penelitian
Selanjutnya, tuliskan pendekatan penelitian, cara pengumpulan data, serta teknik analisis yang digunakan.
Misalnya, “Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei dan analisis statistik deskriptif.”
Tambahkan jumlah responden atau informasi metodologis lain jika penting untuk memahami penelitian.
4. Cantumkan Hasil Penelitian Utama
Ambil temuan yang paling relevan dari BAB IV.
Jika menggunakan penelitian kuantitatif, cantumkan angka hasil analisis yang penting. Untuk penelitian kualitatif, jelaskan tema atau pola utama berdasarkan data.
Jangan memasukkan seluruh tabel, hasil pengujian, atau penjelasan teknis yang terlalu panjang.
5. Tambahkan Kesimpulan
Tuliskan jawaban utama dari rumusan masalah berdasarkan hasil penelitian.
Hindari menambahkan rekomendasi yang tidak didukung temuan atau pernyataan yang terlalu luas dibandingkan ruang lingkup penelitian.
6. Tentukan Kata Kunci
Setelah isi abstrak selesai, pilih tiga hingga lima kata atau frasa yang paling mewakili topik penelitian jika pedoman kampus menggunakan ketentuan tersebut.
Kata kunci bisa berasal dari objek penelitian, variabel, pendekatan, atau metode utama yang digunakan.
7. Periksa Jumlah Kata dan Format
Terakhir, gunakan fitur Word Count di Microsoft Word untuk memeriksa panjang abstrak.
Perbaiki kalimat yang terlalu panjang, periksa ketepatan istilah, dan pastikan semua informasi sesuai dengan skripsi yang telah diselesaikan.
Bagaimana Cara Menghitung Jumlah Kata Abstrak di Word?
Kamu bisa menggunakan fitur penghitung kata yang tersedia di Microsoft Word tanpa memasang aplikasi tambahan.
Berikut caranya:
- Buka dokumen skripsi menggunakan Microsoft Word.
- Blok seluruh teks abstrak yang ingin dihitung.
- Buka menu Review, kemudian pilih Word Count.
- Periksa jumlah kata pada bagian Words.
- Sesuaikan isi abstrak apabila melebihi atau belum memenuhi batas yang ditetapkan kampus.
Perhatikan bahwa jumlah kata pada fitur tersebut dapat mencakup elemen yang sedang dipilih, seperti judul atau kata kunci. Sebaiknya blok hanya isi abstrak jika kampus menghitung jumlah kata tanpa bagian tambahan.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menulis Abstrak Skripsi
Walaupun terlihat sederhana, abstrak merupakan bagian yang membutuhkan ketelitian karena harus merangkum penelitian secara akurat.
Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.
- Terlalu banyak membahas latar belakang. Abstrak bukan salinan BAB I, sehingga penjelasan masalah cukup dibuat singkat.
- Tidak mencantumkan hasil penelitian. Abstrak skripsi akhir harus menjelaskan temuan utama, bukan hanya tujuan dan metode.
- Menggunakan kalimat terlalu umum. Hindari pernyataan seperti “Hasil penelitian sangat baik” tanpa informasi yang menjelaskan maksudnya.
- Memasukkan teori terlalu panjang. Penjelasan teori secara terperinci lebih tepat ditempatkan pada BAB II.
- Tidak konsisten dengan isi skripsi. Jumlah responden, metode, dan hasil analisis harus sama dengan informasi pada bab utama.
- Mengabaikan pedoman kampus. Pastikan jumlah kata, bahasa, format paragraf, dan kata kunci sesuai aturan.
- Mengarang hasil penelitian. Jangan menggunakan contoh angka atau kesimpulan dari internet sebagai pengganti hasil penelitian sendiri.
Kalau kamu menggunakan bantuan AI untuk merapikan bahasa abstrak, tetap periksa setiap kalimat dan ikuti kebijakan kampus. Seluruh metode, angka, serta temuan harus berasal dari penelitian yang benar-benar dilakukan.
Apa Perbedaan Abstrak dan Kesimpulan Skripsi?
Abstrak dan kesimpulan sama-sama merangkum penelitian, tetapi memiliki fokus berbeda.
| Aspek | Abstrak | Kesimpulan |
|---|---|---|
| Letak | Bagian awal skripsi | Bagian akhir skripsi |
| Tujuan | Memberikan gambaran keseluruhan penelitian | Menjawab rumusan masalah |
| Isi | Tujuan, metode, hasil, kesimpulan | Sintesis temuan utama |
| Panjang | Singkat, sesuai pedoman | Sesuai kebutuhan dan pedoman |
| Fungsi | Membantu pembaca memahami isi penelitian | Menegaskan jawaban dari hasil penelitian |
Jadi, kamu tidak bisa sekadar menyalin seluruh isi BAB V untuk dijadikan abstrak. Keduanya perlu ditulis berdasarkan fungsi masing-masing.
Baca Juga: 400+ Contoh Judul Skripsi Sistem Informasi dari Berbagai Topik
Pertanyaan Seputar Abstrak Skripsi
Apakah abstrak skripsi harus satu paragraf?
Tidak selalu. Beberapa kampus menggunakan format satu paragraf, sedangkan kampus lain memperbolehkan atau mewajibkan pembagian menjadi beberapa paragraf.
Gunakan ketentuan resmi fakultas atau program studi sebagai acuan utama.
Apakah abstrak skripsi harus menggunakan bahasa Inggris?
Banyak perguruan tinggi meminta abstrak dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Namun, jumlah bahasa yang diwajibkan tetap mengikuti pedoman masing-masing kampus.
Apakah abstrak skripsi boleh menggunakan kutipan?
Umumnya, abstrak tidak memuat sitasi karena bertujuan memberikan ringkasan penelitian secara mandiri. Jika suatu pedoman memiliki ketentuan khusus, ikuti aturan tersebut.
Apakah abstrak dibuat sebelum atau sesudah penelitian?
Untuk skripsi akhir, abstrak sebaiknya disusun setelah penelitian selesai agar dapat memuat hasil dan kesimpulan yang sebenarnya.
Sementara itu, abstrak proposal penelitian dapat berisi rencana sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Berapa kata kunci dalam abstrak skripsi?
Umumnya digunakan tiga hingga lima kata atau frasa kunci. Namun, jumlah dan cara penulisannya perlu disesuaikan dengan ketentuan perguruan tinggi.
Kesimpulan
Abstrak skripsi merupakan ringkasan penelitian yang mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan secara singkat. Meskipun jumlah katanya sering berkisar antara 150–250 kata, format penulisan tetap harus mengikuti pedoman akademik masing-masing perguruan tinggi.
Agar abstrak skripsi mudah dipahami, sebaiknya susun setelah seluruh penelitian selesai dan pilih informasi yang paling penting dari setiap bab. Kamu juga bisa menggunakan contoh abstrak di atas sebagai referensi struktur, tetapi pastikan seluruh data, metode, dan hasil disesuaikan dengan penelitianmu sendiri.




