Teori Abiogenesis Makhluk Hidup Berasal Dari Benda Tidak Hidup


pernahkah Anda berpikir bagaimana kehidupan di alam semesta ini  terjadi? Pernahkah Anda mendengar bahwa nenek moyang kita percaya
jangkrik berasal dari rumput teki, lele berasal dari tikus, atau belatung timbul
begitu saja dari hewan yang membusuk? Umat beragama, seperti Islam dan
Nasrani, percaya bahwa alam beserta isinya tidak timbul begitu saja,
melainkan diciptakan oleh Tuhan.
Akan tetapi, manusia selalu tidak puas dan selalu ingin tahu. 

Oleh karena
itu, sejak ratusan tahun sebelum masehi, ilmuwan atau filsuf zaman itu telah
berpikir dan menganalisis bagaimana asal mula kehidupan di muka bumi
Berdasarkan pemikiran para ilmuwan tersebut, muncullah berbagai teori asal
mula kehidupan, seperti teori abiogenesis (generatio spontanea), biogenesis,
panspermia, neoabiogenesis, dan teori penciptaan. Tentunya, Anda pernah
mempelajarinya, bukan? Ya, tentu. Untuk lebih mengingat dan
memahaminya kembali, marilah kita bersama-sama membahas teori tersebut. 

TEORI ABIOGENESIS (GENERATIO SPONTANEA) 

Teori ini tergolong paling awal berkembang dan berpendapat bahwa
makhluk hidup timbul begitu saja dari benda tak hidup. Teori ini dipelopori
oleh seorang filsuf Yunani yang bernama Aristoteles (384-322 SM). 

Hal ini sesuai dengan pemikiran saat itu yang belum ditunjang dengan
teknologi modern dan cenderung melihat fakta tanpa melalui pembuktian
secara ilmiah. Sama seperti Aristoteles, nenek moyang kita pun sering
berpendapat tentang asal usul hewan tumbuhan yang timbul begitu saja dari
benda tak hidup

Bagus! Anda sudah mencobanya. 


Tentunya, jawaban Anda akan
bervariasi, tergantung pada daerah dan budaya masing-masing. Para petani
kita zaman dulu percaya bahwa jamur merang timbul begitu saja dari merang
padi. Mengapa? Karena, keterbatasan pengetahuan mereka tentang
pertumbuhan dan perkembangbiakan jamur. Apakah Anda setuju bahwa
jamur merang timbul begitu saja? Pasti tidak, bukan? Jamur merang timbul
karena adanya spora jamur yang tumbuh pada media merang padi yang
sedang membusuk. 

Tidak hanya nenek moyang kita, ternyata nenek moyang
bangsa Babilonia juga percaya bahwa cacing dan makhluk hidup lainnya
timbul begitu saja dari lumpur.

Teori ini memang kurang memiliki dasar yang kuat secara ilmiah, tetapi
dapat bertahan sangat lama. Bahkan, 


Anthonie Van leeuwenhoek (abad ke-
17),

sang penemu mikroskop pun mendukung teori abiogenesis. Leuwenhoek
mengamati air rendaman jerami dengan mikroskop buatannya, ternyata
ditemukan protozoa. Ia pun berpendapat bahwa hewan tersebut timbul begitu
saja dari air rendaman jerami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top